BI Belum Tahu WhatsApp Pay Akan Masuk Indonesia

BI Belum Tahu WhatsApp Pay Akan Masuk Indonesia

Diposting pada

Jakarta – WhatsApp kabarnya sedang mendekati GoJek, Dana, Ovo dan Bank Mandiri sebagai bagian dari rencana menghadirkan layanan dompet
digital WhatsApp Pay di Indonesia. Pihak Bank Indonesia (BI) mengaku belum tahu mengenai hal ini.

Saya belum mendengar tentang hal ini (WhatsApp Payment masuk Indonesia). Kita juga belum mendengar WA sebagai apa,”
ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko, seperti dikutip detikINET dari CNBC Indonesia, Rabu (21/8/2019).

Dikatakannya, untuk bisa beroperasi di Indonesia, pihak yang menjadi penyelenggara jasa sistem pembayaran seperti prinsipal,
switching, penerbit kartu kredit, kartu debit dan uang elektronik, e-wallet, acquiring dan payment gateway harus memiliki izin atau persetujuan BI.

BI Belum Tahu WhatsApp Pay Akan Masuk Indonesia

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh penyelenggara jasa sistem pembayaran tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) Pemprosesan sistem
pembayaran tahun 2016, PBI Gerbang Pembayaran Nasional tahun 2017 dan PBI uang elektronik tahun 2018.

Sebelumnya diberitakan, WhatsApp dikabarkan sedang berunding dengan sejumlah perusahaan pembayaran digital di Indonesia,
untuk menawarkan layanan transaksi mobile miliknya.

WhatsApp saat ini sedang dalam pembicaraan lanjutan dengan beberapa perusahaan pembayaran digital termasuk layanan ride sharing GoJek,
perusahaan pembayaran mobile yang didukung Ant Financial China, Dana, serta startup fintech Ovo milik Lippo Group.

Kesepakatan dengan tiga perusahaan ini diperkirakan segera rampung dalam waktu dekat,” kata sumber yang menolak disebutkan namanya ini.

WhatsApp kabarnya juga mendekati bank milik BUMN yakni Bank Mandiri yang punya layanan dompet digital e-wallet.

WhatsApp sedang dalam diskusi dengan sejumlah mitra di Indonesia mengenai hal ini. Diskusi ini masih tahap awal.
Kami belum bisa menginformasikan lebih lanjut untuk saat ini,” kata juru bicara Facebook.

Jika benar demikian dan saat kesepakatan rampung, Indonesia akan menjadi negara kedua di dunia yang disambangi layanan pembayaran mobile WhatsApp.
Memanfaatkan sektor e-commerce yang tengah moncer di Indonesia, jadi salah satu alasan rencana masuknya layanan ini ke Tanah Air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *